PENGERTIAN PENDIDIKAN
( Menurut Para Ahli )
Pendidikan adalah salah satu dasar dari semua masyarakat manusia, kata pendidikan berasal dari bahasa latin educate yang berarti melahirkan.
Gagasan tentang pendidikan tidak hanya untuk memberi instruksi kepada murid dalam mata pelajaran tertentu tetapi juga, terutama untuk mengangkatnya atau mengembangkan nya di dalam kebiasaaan dan sikap memungkinkannya menghadapi masa depan yang lebih baik.
Plato berpendapat bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mengembangkan dalam tubuh dan jiwa para murid semua kesempurnaan dan semua keindahan yang mereka mampu. Menurut Aristoteles untuk mendidik berarti "mengembangkan kemampuan manusia terutama pikirannya sehingga mereka dapat menikamati kebenaran atas kejujuran, keindahan dan kebaikannya".
Sumner mendefenisikan pendidikan sebagai upaya untuk menularkan kepada anak-anak kedalam kelompok tersebut, sehingga ia dapat belajar, " tindakan apa yang di setujui dan tidak disetujui " bagaimana seharusnya ia berprilaku dalam segala jenis kasus, apa yang seharusnya ia lakukan untuk percaya dan menolak. Menurut FJ Brown dan JS Roucek "pendidikan adalah jumlah total pengalaman yang membentuk ketinggian dan menentukan prilaku anak dan orang dewasa".
Menurut Anderson pendidikan adalah proses sosial dimana seseorang mempelajari hal- hal yang diperlukan agar sesuai dengan kehidupannya, dari masyarakatnya. Durheim menganggap " pendidikan sebagai sosialisasi generasi muda, sebenarnya ia berkata " usaha terus -menerus untuk memaksakan kepada anak cara melihat, merasakan, dan bertindak yang tidak dapat di dapatkan secara spontan".
Pendidikan adalah proses transmisi warisan sosial. dalam pengertian yang luas, pendidikan dapat didefinisikan sebagai proses dimana warisan sosial suatu kelompok di turukan dari satu generasi ke generasi lainya dan dimana anak tersebut mempelajari aturan prilaku sosial ini adalah pelatihan dasar bagi anak muda untuk adopsi peran dewasanya nanti.
Hal ini identik dengan sosialisasi. ini adalah usaha untuk mengembangkan generasi penerus sesuai dengan cita-cita sosial kehidupan, namun kita akan menggunakannya dalam arti terbatas yang berarti pelatihan formal dari badan instruktur dalam pola kelembagaan sekola , peerguruan tinggi dan universitas.
Ariticle shared BY NEGI MOHITA
By Wahyu Karningsih
2115021
Comments
Post a Comment